Legenda Desa Inunaki, Jepang

Di jepang terdapat desa yang terisolasi dari negaranya sendiri dan desa lainnya, terletak di hutan belantara di kaki gunung inunaki. Desa ini hampir seluruhnya hancur dan benar terpisah dari dunia luar. Sebelum masuk ke desa tersebut ada sebuah papan yang di gantung di pintu mengatakan bahwa ” Hukuman Jepang tidak berlaku disini”.

Orang-orang yang tinggal di desa ini hidup dengan bebas dimana praktik kanibal, melakukan hubungan seks kakak adik, dan pembunuhan sudah umum di desa ini. Disini tidak dapat menggunakan telepon ataupunĀ  perangkat elektronik apapun meskipun di desa ini terdapat toko tua dan tersedia telepon umum, tapi tidak dapat menelepon siapa pun. Banyak orang yang coba pergi ke desa ini dan semuanya tidak pernah kembali lagi.

Beberapa rumor beredar di masyarakat, mulai dari rumor tentang penduduk desa inunaki semuanya di bunuh oleh seorang pembunuh berantai. Ada rumor bahwa penyakit mengerikan terjadi di desa ini dan penduduknya semua di isolasi dari dunia luar dan dibiarkan membusuk di desat ini.

Pada saat akhir pemerintahan Edo di tahun 1603 – 1868, desa inunaki dibawah yurisdiksi klan Kuroda. Desa ini sebagai sumber utama pendapatan penduduk jadi kayu-kayu yang ada di desa ini di tebangi. Pada tahun 1889, desa inunaki menjadi milik pemerintah kurate,Fukuoka,Jepang. Desa ini mempunyai dua gudang penyimpanan arang. Gudang pertama terletak di lembah inunaki di bangun dengan yang koperasi pedesaan dan hancur karena akibat banjir yang terjadi pada tahun 1959 yang mengakibatkan kerusakan juga pada pemakaman lokal Muenbotoke.

Kedua kuburan yang rusak itu adalah milik makam para pelancong dan dikabarkan bahwa siapa pun yang berani menyentuh makam itu, maka akan mendapatkan kutukan. Nama desa inunaki (tangisan anjing) berasal dari bahasa orang setempat yang memberikan nama karena kisahnya dari legenda dulu yang menceritakan bahwa ketika ada seorang pemburuh yang marah kepada anjingnya yang terus menggonggong berulang kali dan membunuhnya. Ternyata anjingnya sedang memperingati tuannya bahwa bahaya akan datang dan seekor naga hitam datang membunuh pria tersebut.